UTERMOMETER
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu.
Perubahan sifat fisik zat karena dipanaskan disebut sifat termometrik zat.Misalnya perubahan volume zat cair, panjang logam, hambatan listrik logam, tekanan gas pada volume tetap .
Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur.
Satuan Internasional (SI) dari kalor adalah Joule. Satuan lain kalor adalah kalori. Satu kalori yaitu besarnya kalor yang diserap 1 gram air sehingga suhunya naik 1 C. Nilai tara kalor mekanik ; 1 joule = 0,24 kalori 1 kalori = 4,2 Joule.
Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa namun ada juga termometer alkohol.
Macam termometer menurut Wirjosoemarto, 2003 adalah:
termometer badan,
termometer batang,
termometer max-min,
termometer tanah dan
termohigrometer.
Untuk membuat sebuah termometer, khususnya termometer zat cair, hal yang perlu diperhatikan adalah prinsip kerja termometer tersebut, yaitu bekerja berdasarkan pemuaian zat cair.
Untuk itu, perlu memilih zat cair yang peka terhadap perubahan suhu, yaitu cepat memuai bila terkena panas dari benda yang diukur suhunya.
Umumnya, zat cair yang mengisi termometer adalah raksa. Raksa mempunyai beberapa keunggulan, antara lain :
a. Cepat menyerap panas dari benda yang diukursuhunya.
b. Pemuaiannya teratur
c. Daerah ukurannya besar karena raksa baru akan membeku pada suhu – 390 C dan baru akan mendidih pada suhu 3570 C
d. Tidak membasahi dinding kaca
e. Warnanya mengkilap sehingga mudah dilihat.
Selain mempunyai beberapa keunggulan, raksa juga memiliki kelemahan antara lain : Raksa tidak dapat digunakan mengukur lebih rendah dari -390 V, padahal suhu di kutub Utara dan Selatan lebih rendah daripada suhu tersebut.
Raksa berharga mahal. Bila tabungnya pecah,raksasangatberbahaya.
Selain raksa, zat cair yang juga digunakan untuk mengisi termometer adalah alkohol. Termometer alkohol mempunyai keuntungan, antara lain:
Alkohol dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah, sampai -1140 C, Alkohol lebih murah jika dibandingkan dengan raksa,
Alkohol lebih cepat mengalami pemuaian meskipun kenaikan suhunya kecil sehingga lebih akurat.
Termometer alkohol juga memiliki kelemahan, antara lain:
Pemuaiannya tidak teratur, Tidak berwarna sehingga sulit dilihat Membasahi dinding kaca, Tidak bisa digunakan untuk mengukur suhu benda yang tinggi, sebab pada suhu 780 C alkohol sudah mendidih.
Selain membaca menulis mengingat dan menghafal, kami juga disuruh untuk praktek(metode percobaan) pembuatan termometer sederhana.
METODE PERCOBAAN.
Alat & Bahan :
-air&alcohol
-pewarna makanan(merah)
-botol kaca
-sedotan
-plastisin/malam(lilin mainan)
-mangkok
-kertas
-isolasi
-gunting
Langkah² pembuatan :
1.masukan air&alcohol sampai ¼ botol dan dicampurkan dengan pewarna makanannya.
2.menggulungkan plastisin disisi sedotan sehhngga sedotan tidak ada udara tetapi sedotan tidak gepeng
3.memasukan air dan pewarna makanan ½ dari botol kaca tsb.
4.memasukan sedotan ke dalam botol sehingga tdk ada udara masuk dan satu satunya tempat udara masuk di ujung sedotan yg di praktikan
Cara kerja termometer:
-agar air naik di suhu yang biasa suhunya tidak dingin tidak ,u tidak ada udara yang masuk
-tiup ujung sedotan dan menghindar akan ada kenaikan air .
-disuhu panas, jemur di terik matahari atau masukan ke air panas lalu tiup lagi suhu akan naik .
-simpan di tempat yang dingin bisa di lemari es setelah20 mnt kemudian lakukan tiup sedotannya lagi dan air juga akan naik
Pengamatan saya :
-suhu panas ternyata lebih berada di atas atau skala 4
-suhu sedang di kedua atau skala 3
-dan suhu dingin di ketiga atau skala 1